Kamis, 26 Januari 2012

      Apakah tampilan icon yang standar membuat anda merasa bosan? Kalau iya kenapa anda tidak mencoba membuat icon pribadi sendiri. Gambar icon bisa kita buat sesuai keinginan kita. Banyak aplikasi pembuat icon(baik yang gratis maupun berbayar) yang dapat kita download dari internet. Salah satunya yang gratis adalah Adsen Favicon. Nah, disini saya akan membahas cara membuat icon dengan Adsen Favicon.
        Cara untuk membuat icon disini cukup mudah. Pertama download file installer Adsen Favicon di situs resminya (www.AdsenSoftware.com). Kemudian install hasil download'an tadi ke komputer anda. Setelah selesai jalankan Adsen Favicon, maka akan muncul tampilan seperti berikut:




       Nah, untuk memulai proses inti ikuti langkah berikut:
1. Klik Open image untuk memilih gambar yang akan dijadikan icon. Anda bisa memilih foto anda atau terlebih dahulu membuat gambar di Corel/Photoshop.
2. Setelah pemilihan gambar dilakukan, saatnya pengaturan. Atur size of icon (ukuran icon) dan color depth (kedalaman warna) sesuai keinginan anda. Namun jika anda ingin membuat favicon, perlu pengaturan khusus(atur sizenya menjadi 16x16 (fav icon) dan color depthnya menjadi 24 bit color (fav icon)).
3. Klik Save icon untuk menyimpan icon buatan anda. Tentukan nama icon dan lokasi penyimpanan kemudian save.
4. Salin dan sisipkan kode berikut ke bagian <head> halaman Web Anda:

<link rel="shortcut icon" href="/favicon.ico"> 

Sekarang anda sudah punya icon pribadi kan.......? 
Instructions to access Windows shared folder on a remote computer using native kernel modules.

Use the following terminal command to mount a remote folder, replacing IP_OR_NAME with the IP or the computer name, Shared with the the Shared folder name and /home/data with the local folder you want to link with.

1. Make a target directory:

$ mkdir /home/data

2. Mount the remote share:

$ mount -t cifs //IP_OR_NAME/Shared /home/data

3. If you need credentials to access the remote folder, use the following :

 mount -t cifs //IP_OR_NAME/Shared /home/data -o "username=shared_pc_name, passwd=password"

4. You can also specify if the share is read/write (rw), read only (ro) or write only (wo) with the -o parameter. Here is a complete working example :

 mount -t cifs //IP_OR_NAME/Shared /home/data -o "rw, username=shared_pc_name, passwd=password"


Rabu, 25 Januari 2012

kemudian ketikan

tar -xzf dbase-5.0.1.tgz
cd dbase-5.0.1
phpize
./configure
make
buka isi modules,copy dbase.so ke folder php/ext
cd modules
cp dbase.so /usr/lib/php5/20090626+lfs/
edit php.ini
vi /etc/php5/apache2/php.ini
tambahkan 
extension=dbase.so
Jangan lupa restart apachenya
 
 /etc/init.d/apache2 restart

kemudian check di phpinfo nya pastikan ada kata kata dbasenya.
Terima Kasih.


Kamis, 19 Januari 2012

1.     addslashes — Memberi garis miring pada tanda kutip
2.     chr — Menghasilkan karakter yang spesifik  berdasarkan kode ascii
3.     count_chars — Menghitung frekuensi munculnya karakter di suatu string
4.     explode — Membagi string menjadi array
5.     htmlspecialchars — Konversi karakter khusus ke HTML entities
6.     implode — Menggabungkan element array ke suatu string
7.     md5 — Menghasilkan enkripsi md5
8.     nl2br — Memasukan HTML <br> di setiap baris baru
9.     number_format — Format angka dengan dengan menggroupkan ribuan
10. ord — Menghasilkan nilai ASCII suatu karakter
11. parse_str — Mengubah string menjadi variabel
12. print — Mencetak string, sama dengan echo
13. str_pad — Menempatkan string ditempat yang panjangnya ditentukan
14. str_repeat — Mengulang string
15. str_replace — Mengganti string yang dicari dengan string pengganti
16. str_shuffle — Mengacak string
17. str_split — Mengubah string ke array
18. str_word_count — Menghitung jumlah kata dalam string
19. strip_tags — Menghilangkan tag HTML dan PHP
20. stripslashes — Menghilangkan garis miring tanda kutip di string
21. strlen — Mendapatkan panjang string
22. strrev — Membalikkan string
23. substr_replace — Mengganti teks pada bagian tertentu string
24. substr — Menghasilkan bagian dari string


Rabu, 18 Januari 2012

DATE_FORMAT(date,format)

Tabel referensi penggunaan format sebagai berikut:


Format
Description
%a
Abbreviated weekday name (Sun...Sat)
%b
Abbreviated month name (Jan ... Dec)
%c
Month, numeric (1....12)
%D
Day of month with English suffix (1st, 2nd, 3rd, ....)
%d
Day of month, numeric (00-31)
%e
Day of month, numeric (0-31)
%f
Microseconds (000000.....999999)
%H
Hour (00-23)
%h
Hour (01-12)
%I
Hour (01-12)
%i
Minutes, numeric (00-59)
%j
Day of year (001-366)
%k
Hour (0-23)
%l
Hour (1-12)
%M
Month name (January .... December)
%m
Month, numeric (00-12)
%p
AM or PM
%r
Time, 12-hour (hh:mm:ss AM or PM)
%S
Seconds (00-59)
%s
Seconds (00-59)
%T
Time, 24-hour (hh:mm:ss)
%U
Week (00-53) where Sunday is the first day of week
%u
Week (00-53) where Monday is the first day of week
%V
Week (01-53) where Sunday is the first day of week, used with %X
%v
Week (01-53) where Monday is the first day of week, used with %x
%W
Weekday name (Sunday.....Saturday)
%w
Day of the week (0=Sunday, 6=Saturday)
%X
Year of the week where Sunday is the first day of week, four digits, used with %V
%x
Year of the week where Monday is the first day of week, four digits, used with %v
%Y
Year, four digits
%y
Year, two digits

sumber:http://www.w3schools.com/sql/func_date_format.asp
Contoh Penggunaan:
Untuk merubah format dengan date_format
SELECT date_format(namafield,'%d-%m-%Y') as newdate from namatabel;
hasil:
sebelum : 2011-11-10 menjadi 10-11-2011

 Untuk query select berdasarkan pada bulan atau tahun

SELECT *  FROM namatabel where date_format(tanggal,'%M') ='January' and date_format(tanggal,'%y') ='2014'
hasil:
Seluruh data yang ada di bulan Januari 2014. Tanpa harus mengetahui tanggal awal dan akhir bulan.


Kali ini saya akan sharing tentang copy, rename dan delete file dengan  PHP
COPY()  => Function ini digunakan untuk mengkopi file.

contoh:

<?php
$pathAwal = "d:/data/file.txt";
$pathTujuan = "d:/dataku/file.txt";
copy($pathAwal, $pathTujuan);  // mengcopy file dari path
awal ke path tujuan
?>

RENAME => Function ini digunakan untuk rename file atau direktori.

contoh:

<?php
$fileAwal = "d:/dataku/file.txt";
$fileBaru = "d:/dataku/file2.txt";
rename($fileAwal, $fileBaru); // mengubah nama file
file.txt menjadi file2.txt yang berada di d:/dataku/
?>

UNLINK() => Function ini digunakan untuk menghapus file.

contoh:

<?php
$pathFile = "d:/dataku/file.txt";
unlink($pathFile);   // menghapus file sesuai yang ada di
path file
?>



Selasa, 17 Januari 2012

Sebelumnya coba cek daftar konfigurasi ekstensi yang aktif pada instalasi PHP Anda dengan menggunakan phpinfo() apakah GD termasuk di dalam daftar yang aktif atau tidak. Jika ternyata tidak aktif maka coba buka dan edit file php.ini Anda. Untuk lokasi file ini tergantung instalasi Anda. 
Untuk contoh artikel ini lokasinya ada di C:\wamp\Apache2\bin\php.ini
Untuk mengetahui tepatnya file, lihat pada phpinfo() dan cari Configuration File (php.ini) Path .
Cari dan buka remark dari baris dengan teks berikut "extension=php_gd2.dll". 
Restart web server Anda. 
Periksa kembali konfigurasi Anda dengan phpinfo() dan pastikan PHP GD sudah aktif. 
Selesai.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!